Cerita Syifa, Wanita Muda Tekuni Bisnis di Tiga Jenis




Foto: Syifa Nurzakiyyah (22) menghadiri salah satu acara Jafra Cosmetics Indonesia

KARAWANG-- Muda dan penuh semangat, itulah yang tercermin dalam sosok wanita berusia 22 tahun, Syifa Nurzakiyyah. Wanita asal Kampung Kalijati, Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat Karawang ini, telah menggeluti bisnis kosmetik, fashion, hingga kuliner. Motivasi terbesarnya adalah membuat orang tua bahagia dan menjadi kaya, kaya segalanya. Logisnya, dengan memiliki uang melimpah, menolong sesama akan semakin mudah.  

Di bidang kosmetik, Syifa telah menjadi manager dalam brand kosmetik ternama, Jafra Cosmetics. Bergabung dengan Jafra adalah kali pertamanya ia terjun di dunia bisnis, ya tepatnya pada tahun 2016. Syifa mengatakan, alasannya terjun di dunia bisnis karena hobi. Keyakinannya, dunia bisnis akan menghasilkan peluang yang sangat besar asal tahu target pasarnya.

Waktu semakin berjalan. Hingga pada tahun 2018, Syifa memiliki brand pribadinya di bidang fashion. Ia mempromosikan produknya dalam akun Intagram @syifacollections.official_. Selain itu, ia juga tekun mempromosikannya lewat status whatsapp pribadinya. Kini, di tahun 2020, wanita itu kembali membuka bisnis baru di bidang kuliner. Yang menjadi menu utamanya adalah salad buah, dengan nama akun Instagram @saladqueen.official.
   
Semua bisnis yang ditekuni Syifa, berawal dari rasa suka. Menurutnya, jika sebuah usaha tidak dilandasi rasa suka, maka pengerjaannya pun tak akan teratur. Benar saja, bisnis yang ia sukai dan jalani, kini semakin berkembang pesat dan memiliki banyak reseller.  “Alhamdulillah, sekarang usahanya lancar dan keluarga juga mendukung,” ujar Syifa saat diwawancarai via whatsapp, Selasa (07/07/20).

Wanita yang juga seorang mahasiswa di SMTIK Rosma Karawang, mengungkapkan bahwa konsisten dan terus mencari inovasi baru yang bisa menarik perhatian customer adalah jurus jitunya. Ia mencari tahu apa yang sedang trend, lalu menjadikannya sebagai peluang bisnis.

“Harus cari inovasi yang memang bisa disangkutpautkan dengan yang booming. Misal, kemarin lagi zamannya lockdown, berati harus buat baju yang bisa dipake sehari-hari kaya daster, masker juga. Terus kan karena lockdown orang males keluar, jadi peluang lainnya ya delivery makanan,” ungkap Syifa.

Berkat ketekunannya, Syifa bercerita bahwa kini tabungannya semakin bertambah dan bisa meringankan beban perekonomian keluarga. Ia telah mampu membayar uang kuliah dari penghasilan bisnisnya. Omset dari bisnisnya pun tak tanggung-tanggung, mampu melebihi UMR Karawang yang tercatat sebagai upah tertinggi di Indonesia, yakni 4,5 juta rupiah per bulan.   

Foto: Akun Instagram bisnis Syifa di bidang kuliner
@saladqueen.official
Foto: Akun Instagram bisnis Syifa di bidang fashion
@Syifacollection.official_





















Melihat keberhasilannya, orang tua Syifa tentu bangga akan sosoknya yang sekarang. “Bangga mamah mah sama Syifa, dukung terus apa yang dia mau tekuni. Terus kalo mau apa-apa memang suka bilang dan minta restu dulu anaknya teh. Alhamdulilah kan sekarang udah bisa meringankan beban orang tua,” ujar Siti Nurlaela, ibunda Syifa.

Dalam menjalani bisnisnya, Syifa mengaku kerap kali mendapat cemoohan dari orang-orang. Tapi omongan negatif itu, justru membuatnya semakin semangat dalam berbisnis. Menurutnya, rezeki sudah diatur oleh Sang Maha Pengatur. Maka dari itu, ia tak khawatir jika banyak yang mengikuti bisnisnya.

“Ya omongan jelek mah pasti ada bahkan banyak. Tapi justru itu yang buat semangat. Kenapa? Karena kalau kita down, mereka akan tertawa di atas penderitaan kita. Makanya, kita harus buktikan kalau kita bisa. Bahkan sampai banyak yang ngikutin bisnisnya, ah tapi gak usah khawatir da rezeki mah udah diatur sama Allah,” kata Syifa, sembari tertawa kecil.

Sekuat apapun Syifa diterjang cemoohan orang, ia tetaplah manusia. Ia bercerita bahwa semangatnya kadang naik turun. Apalagi jika semangatnya sedang menggebu, lalu ada pihak yang iri padanya dan melontarkan perkataan tidak enak. Mentalnya benar-benar diuji. “Kalo termakan omongannya, pasti kita down. Kalo kita down, bisnisnya pun akan turun. Karena kan kalau bisnis itu gimana orangnya,” ujar Syifa.

Salah satu customer sekaligus reseller @saladqueen.official, Sifa Amalia, juga mengatakan bisnis kuliner yang dibuat sendiri oleh tangan Syifa memiliki rasa yang enak. Perpaduan antara harga dan rasanya seimbang. “Salad sama es duriannya enak. Variasi buahnya juga macam-macam. Buat ukuran yang disediain sih worth it sama harganya. Ada ukuran 300 ml sama 500 ml,” ungkap Sifa, ketika diwawancarai via daring, Selasa (07/07/20).  

Sebagai salah satu reseller, Sifa juga mengomentari bisnis Syifa yang tak hanya di satu bidang saja. Ia ingin agar produksi dan pemasaran bisnis Syifa dibuat jadwal. Dengan begitu, informasi ketersediaan barang pun tidak bersifat dadakan.

“Saran aja, karena teh Syifa enggak bergerak di satu bidang bisnis aja, jadi biar lebih enaknya mungkin bisa dijadwal. Makanan produksinya hari apa aja, produk lainnya hari apa aja. Terus kalo mau ditentuin hari liburnya juga udah jelas gitu, jadi ga dadakan. Kalau update info macam-macam sih selalu disampaikan lewat grup whatsapp khusus reseller, jadi gak harus japri satu-satu,” ujar Sifa.

Keinginan Syifa, Lanjutnya, bisnisnya ingin terus berkembang dengan membuka kedai kuliner dan butik. Itulah yang kini menjadi target pencapaiannya. Di akhir perbincangan, ia memberikan pesan kepada milenial tentang semangat berbisnis. “Tekuni bisnis yang sedang dirintis dari nol. Jangan pernah menyerah dan harus tetap konsisten. Insya Allah akan berbuahkan hasil yang maksimal dari usaha yang maksimal juga. Dan jangan lupa diiringi dengan ikhtiyar dan tawakal,” tutup Syifa.


Nama: Nina Nuriyah
NIM: 1174050114
Kelas: Jurnalistik 6C

UAS JURNALISME ONLINE 

Comments

Popular posts from this blog

Kaleidoskop SR Iboe Inggit Garnasih Bandung

Puisi "Kyaiku Pahlawanku" karya Nina Nuriyah