Jalan-Jalan Nyokk!!!!

GUNUNG PUNTANG SAJIKAN WAHANA MENANTANG
 
Foto: http://rajatourbandung.com/

Berbicara tentang Kota Bandung memang tak ada habisnya. Mulai dari peristiwa sejarah, kuliner, hingga destinasi wisata yang beragam, semuanya tersedia di Kota dengan julukan “Kota Kembang” ini. Memiliki potensi alam yang sangat menarik membuat Kota Bandung menjadi sasaran empuk para travellers baik dari dalam maupun luar kota. Salah satu destinasi wisata yang cukup diminati khususnya bagi para pendaki dan pecinta alam bebas adalah Gunung Puntang. Pasalnya, Gunung Puntang menyajikan wahana yang beragam dan menantang serta fasilitas yang dapat dinikmati pengunjung. 

Gunung Puntang juga dikenal dengan nama Bumi Perkemahan Gunung Puntang, karena memang banyak pelajar atau mahasiswa yang mengadakan acara perkemahan. Lokasinya berada di Desa Mekarjaya, Cimaung, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Beragam wahana di Gunung Puntang menjadi daya tarik tersendiri bagi para travellers yang ingin berkunjung, di antaranya, tersedia camping ground yang beragam mulai dari ukuran kecil, sedang, hingga luas. Berada di ketinggian 1300 mdpl menjadikan udara di sekitar camping ground terasa sejuk bahkan dingin di malam hari.

Wahana selanjutnya, terdapat rute pendakian dari area perkemahan menuju Puncak Mega Gunung Puntang dengan ketinggian mencapai 2223 mdpl yang cukup sulit ditaklukan. Di sana juga terdapat air terjun, Goa Belanda, dan trek sepeda gunung yang berada di lereng pegunungan dengan permukaan yang tidak rata sehingga akan sangat menguji adrenalin. Semua wahana yang disajikan alam Gunung Puntang sangatlah seru juga asik untuk dijelajahi. Maka tak heran, jika para pecinta wisata alam akan sangat senang bila mengunjungi tempat ini.

Dibalik keindahan alamnya, Gunung Puntang menyimpan sejarah yang amat penting. Konon, di tempat ini lah dibangun sebuah stasiun radio terbesar di dunia dan kolam berbentuk love yang dikenal dengan sebutan ‘Kolam Cinta’. Stasiun radio ini dibangun pada zaman penjajahan dan sinyalnya bisa terdengar hingga ke negara Belanda. Namun kini, bekas bangunan tersebut sudah hampir tak terlihat lagi dan hanya sebagian kecil saja reruntuhan tembok yang tersisa. Kolam Cinta pun kini surut dengan beralaskan tanah yang kering. 

Bagi para pengunjung yang ingin berlibur tak usah khawatir, karena fasilitas yang tersedia di tempat Wisata Alam Gunung Puntang ini cukup memadai. Di antaranya, terdapat toilet, mushola, tempat parkir, warung-warung makan, hingga penginapan pun tersedia di sana. Toilet pun tak pernah kekeringan karena diambil dari sumber air pengunungan langsung. Bahkan tak heran, jika air yang mengalir di tempat wudhu sering juga dijadikan air minum bagi para pengunjung yang sedang berkemah. 

Cukup dengan membayar tiket masuk senilai Rp. 20.000, pengunjung dapat menikmati keindahan Wisata Alam Gunung Puntang. Bermalam atau tidak pengunjung hanya dikenai biaya tersebut. Namun, bagi pengunjung yang membawa kendaraan akan dikenai biaya tambahan. Akses jalan di sekitar Gunung Puntang bisa dikatakan kurang nyaman, karena jalanan belum diaspal sehingga ketika kendaraan berlalu lalang akan menyebabkan debu berterbangan membentuk asap tebal.

“Untuk fasilitas sih cukup memadai ya, namun sayang fasilitasnya kurang terawat. Seperti toilet itu kan kotor dan bau kaya jarang dibersiin. Terus jalanannya juga masih berbatu dan berdebu banget,” pungkas Retno, salah satu pengunjung Wisata Alam Gunung Puntang.



Comments

  1. Apaannya jurnal risa nih??? 🀭Mantab bu broo πŸ’“πŸ’“

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, nanti videonya coming soon ya😁 Tengkyuuu 😍

      Delete
    2. Hahaha, nanti videonya coming soon ya😁 Tengkyuuu 😍

      Delete
  2. Keren lah , sukses Bu bro❤😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasihh mimi..
      Amiin Ya Allah, sukses juga mii

      Delete
    2. Makasihh mimi..
      Amiin Ya Allah, sukses juga mii

      Delete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Terbaik ibuQu πŸ’“πŸ’“πŸ’“

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kaleidoskop SR Iboe Inggit Garnasih Bandung

Puisi "Kyaiku Pahlawanku" karya Nina Nuriyah

Cerita Syifa, Wanita Muda Tekuni Bisnis di Tiga Jenis